Syarhus Sunnah Lil Imam Muzami - Ustadz Abu Ustman Kharisman

 



Kitab PDF:
http://bit.ly/2VpGbH8


Sumber :
(🌎) t.me/radiomuslimmy
www.alfawaaid.net | www.thoriqussalaf.com
Sumber: Ikhwah Salafy 🇲🇾
t.me/IkhwahSalafyMalaysia


SYARHUS SUNNAH LIL MUZANI RAHIMAHULLAH


[🎙] Disampaikan oleh: 

Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah


Link Unduh :


Pertemuan ke-1️

Muqaddimah

Pertemuan ke-2️⃣ 

Bab: Pujian dan Sanjungan Kepada Allah

Pertemuan ke-3️⃣ 

Bab: Allah Tingg Di Atas 'Arsy Sekaligus Dekat Dengan Hamba-Nya

Pertemuan ke-4️⃣

Bab: Ketentuan Takdir Allah

Pertemuan ke-5️⃣

Bab: Iman Terhadap Malaikat

Pertemuan ke-6️⃣

Bab: Aqidah Tentang Nabi Adam

Pertemuan ke-7️⃣

Bab: Penghuni Surga & Neraka

Pertemuan ke-8️⃣

Bab: Hakekat Keimanan (01)

Pertemuan ke-9️⃣

Bab: Hakekat Keimanan (02)

Pertemuan ke-1️0️ 

Bab: Al-Qur'an Kalam Allah Bukan Makhluk

Pertemuan ke-1️1️ 

Bab: Sifat-Sifat Allah

Pertemuan ke-1️2️

Bab: Ajal Tiap Makhluk Setelah Sempurna Rezeki Mereka

Pertemuan ke-1️3️

Bab: Himpitan Alam Kubur

Pertemuan ke-1️4️

Bab: Manusia Dikumpulkan dan Mengalami Perhitungan Amal

Pertemuan ke-1️5️

Bab: Penduduk Surga Merasakan Kenikmatan-Kenikmatan

Pertemuan ke-1️6️

Bab: Penduduk Surga Melihat Wajah Allah

Pertemuan ke-1️7️

Bab: Siksaan Untuk Penduduk Neraka

Pertemuan ke-1️8️

Bab: Ketaatan Kepada Pemerintah Muslim

Pertemuan ke-1️9️

Bab: Menjauhi Kebid’ahan dan Pelakunya

Pertemuan ke-2️0️

Bab: Mencintai Para Sahabat Nabi (01)

Pertemuan ke-2️1️

Bab: Mencintai Para Sahabat Nabi (02)

Pertemuan ke-2️2️

Bab: Mencintai Para Sahabat Nabi (03)

Pertemuan ke-2️3️

Bab: Shalat bersama Pemimpin Muslim

Pertemuan ke-2️4️

Bab: Mengqoshor Sholat Pada Saat Safar

Pertemuan ke-2️5️

Bab: Aqidah Para Ulama Salaf



atau


 Sumber:

sunnah.me, archive,google drive dll

-------------------------------------------------------------

Al Fudlail bin Iyyadl berkata :

“Saya telah mendapatkan bahwa sebaik-baik manusia seluruhnya adalah Ahli Sunnah dan mereka senantiasa melarang bergaul dengan ahli bid’ah.” (Al Lalikai 1/138 nomor 267)